Suwon, ibu kota Provinsi Gyeonggi di Korea Selatan, merupakan kota yang kaya akan sejarah dan budaya. Kota ini terkenal dengan benteng bersejarahnya yang masih terawat dengan baik, serta berbagai destinasi wisata menarik lainnya yang cocok bagi wisatawan pemula.
Jika ini pertama kalinya kamu mengunjungi Suwon, bersiaplah untuk jatuh cinta dengan kota yang satu ini! Suwon bukan sekadar kota biasa di Korea Selatan—kota ini punya perpaduan sempurna antara sejarah, budaya, dan kehidupan modern yang seru. Terkenal dengan benteng bersejarahnya, Suwon juga menawarkan berbagai destinasi menarik yang cocok buat wisatawan pemula. Dari jalan-jalan di benteng berusia ratusan tahun, mencicipi ayam goreng khas Suwon, hingga menikmati taman hijau yang asri, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di sini.
Yuk, simak lima tempat wisata terbaik di Suwon yang wajib masuk itinerary kamu.
BENTENG HWASEONG
Benteng Hwaseong, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, merupakan salah satu simbol kebesaran sejarah Korea yang memukau. Dibangun pada abad ke-18 oleh Raja Jeongjo dari Dinasti Joseon, benteng ini dirancang dengan arsitektur megah yang menggabungkan keindahan seni dan kekuatan pertahanan. Dengan panjang tembok yang mencapai 5,7 km, benteng ini seperti membawa pengunjung kembali ke masa lalu, mengungkap kisah masa kejayaan Dinasti Joseon.
Selain berjalan-jalan menyusuri tembok benteng, pengunjung dapat mengunjungi gerbang utama seperti Paldalmun dan Janganmun, yang merupakan pintu masuk ikonik dengan desain arsitektur yang menawan. Kedua gerbang ini tidak hanya menjadi daya tarik sejarah, tetapi juga lokasi favorit untuk berfoto.
Aktivitas lain yang tak kalah menarik adalah menonton pertunjukan panahan tradisional yang diadakan di kawasan benteng. Pertunjukan ini menampilkan keterampilan panahan ala Korea yang autentik, membawa suasana masa lalu ke kehidupan nyata. Untuk melengkapi pengalaman, pengunjung dapat menyewa hanbok, pakaian tradisional Korea, dan berfoto di berbagai sudut bersejarah, menciptakan kenangan unik dengan latar arsitektur klasik Hwaseong.
Puluhan drama Korea telah melakukan pengambilan gambar di istana ini, mulai dari Moonlight Drawn by Clouds (KBS2, 2016); The Crowned Clown (tvN, 2019); My Sassy Girl (SBS, 2017); The Fugitive of Joseon (KBS2, 2013); Jewel in the Palace (MBC, 2003-2004); dan masih banyak lainnya.
Cara ke Sana:
Naik subway Line 1 dan turun di Stasiun Suwon, lalu lanjutkan dengan bus atau taksi ke Benteng Hwaseong.
Alternatif lain, bisa naik bus langsung dari Seoul menuju Suwon dan turun di halte Hwaseong Fortress.
ISTANA HAENGGUNG SUWON
Istana ini dulunya menjadi tempat peristirahatan Raja Jeongjo dari Dinasti Joseon serta merupakan salah satu peninggalan sejarah yang menawan dan penuh makna di kawasan Benteng Hwaseong. Keindahan arsitekturnya mencerminkan harmoni antara seni tradisional Korea dan fungsi pertahanan strategis. Setiap sudut istana memancarkan nuansa sejarah yang mendalam, memberikan pengunjung gambaran nyata tentang kemegahan masa lalu. Istana ini dirancang dengan detail yang sangat estetis—mulai dari paviliun yang elegan hingga aula megah yang pernah menjadi saksi berbagai peristiwa penting dalam sejarah Dinasti Joseon. Dengan lokasinya yang terintegrasi dengan Benteng Hwaseong, istana ini menawarkan pengalaman unik, tidak hanya sebagai objek wisata, tetapi juga sebagai jendela menuju era kejayaan Korea.
Selain menikmati keindahan bangunan dan cerita sejarahnya, pengunjung dapat mengeksplorasi aula dan paviliun istana yang memukau. Setiap ruangan memiliki keunikan tersendiri yang mencerminkan fungsi spesifiknya pada masa lalu. Salah satu daya tarik utama di istana ini adalah upacara pergantian penjaga istana, yang diadakan secara berkala. Dengan kostum tradisional dan iringan alat musik khas, upacara ini memberikan pengalaman yang mendalam dan sangat fotogenik bagi para pengunjung. Tidak hanya itu, istana ini juga menjadi tuan rumah berbagai pertunjukan budaya tradisional, seperti tarian, musik, dan seni bela diri khas Korea, yang digelar di kompleksnya. Pertunjukan-pertunjukan ini tidak hanya menghibur tetapi juga memperkaya pemahaman pengunjung tentang budaya dan tradisi Korea.
Cara ke Sana:
Dari Stasiun Suwon, naik bus lokal menuju Suwon Haenggung Palace.
MATGOL MARKET DAN JIDONG MARKET
Mengunjungi pasar tradisional di Korea adalah pengalaman yang wajib dilakukan bagi siapa saja yang ingin merasakan sisi autentik negeri ginseng ini. Pasar bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga jendela yang memperlihatkan kehidupan sehari-hari masyarakat lokal, budaya kuliner, dan atmosfer yang tidak bisa ditemukan di pusat perbelanjaan modern. Dari hiruk-pikuk pedagang yang dengan ramah menawarkan dagangan mereka, aroma makanan yang menggoda, hingga aneka barang unik yang jarang ditemukan di tempat lain, semua elemen ini membuat pasar tradisional begitu istimewa.
Pasar tradisional di Suwon adalah surga bagi pecinta kuliner dan pencari oleh-oleh khas Korea. Matgol Market terkenal sebagai pusat kuliner khas Suwon, terutama karena menyajikan hidangan-hidangan lokal yang sulit ditemukan di pasar lain. Salah satu yang paling terkenal adalah Suwon Wang Galbi (iga sapi panggang ala Suwon), yang memiliki sejarah panjang dan cita rasa yang khas. Dagingnya lebih tebal dibandingkan galbi pada umumnya, dan dipanggang dengan bumbu spesial yang meresap sempurna. Selain itu, pasar ini juga menjadi tempat terbaik untuk mencoba tteokbokki, hotteok, odeng, dan aneka jeon (pancake gurih Korea) dengan cita rasa otentik. Cemilan berbahan dasar jeon ini salah satu makanan wajib yang harus dicoba saat berkunjung ke pasar di Korea Selatan.
Jika Matgol Market terkenal dengan kulinernya, Jidong Market lebih dikenal sebagai pusat obat-obatan herbal tradisional Korea (hanbang). Di sini, wisatawan dapat menemukan berbagai jenis ginseng, jamur lingzhi, akar herbal, serta ramuan kesehatan lainnya yang dipercaya memiliki manfaat untuk kebugaran tubuh. Tidak hanya itu, banyak toko di Jidong Market menawarkan konsultasi langsung dengan ahli pengobatan tradisional Korea, yang dapat merekomendasikan produk sesuai dengan kebutuhan kesehatan pengunjung.
Selain itu, Jidong Market juga terkenal dengan Suwon Fried Chicken, ayam goreng renyah khas Suwon yang memiliki rasa lebih kaya dibandingkan ayam goreng Korea lainnya. Keistimewaannya terletak pada metode penggorengan unik yang membuat kulitnya tetap renyah meskipun sudah dingin.
Tidak hanya makanan, pasar tradisional di Suwon juga menawarkan berbagai suvenir unik dengan harga terjangkau. Pengunjung dapat menemukan aneka pernak-pernik khas Korea, mulai dari gantungan kunci, kipas tradisional, hingga peralatan makan berbahan keramik. Bagi yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas, teh Korea, aneka jajanan kering, atau produk kecantikan berbasis bahan alami juga bisa menjadi pilihan menarik.
Cara ke Sana:
Naik subway Line 1 dan turun di Stasiun Suwon, lalu naik bus atau jalan kaki menuju pasar.
MUSEUM INOVASI SAMSUNG
Samsung Innovation Museum di Suwon adalah surga bagi pecinta teknologi dan sejarah industri. Museum ini menghadirkan perjalanan inovasi dari era awal elektronik hingga perkembangan teknologi masa depan. Saat memasuki museum, pengunjung disambut dengan suasana futuristik yang dipenuhi oleh tampilan interaktif, pencahayaan modern, dan desain interior yang mencerminkan kemajuan teknologi.
Di dalam museum, terdapat berbagai koleksi perangkat elektronik yang menggambarkan evolusi teknologi, mulai dari radio dan televisi hitam putih zaman dahulu hingga perangkat pintar canggih yang digunakan saat ini. Salah satu bagian yang paling menarik adalah pameran interaktif yang memungkinkan pengunjung merasakan sendiri bagaimana teknologi berkembang dari masa ke masa. Dengan layar sentuh dan presentasi multimedia yang canggih, museum ini memberikan pengalaman edukatif yang menarik, bahkan bagi mereka yang bukan berlatar belakang teknologi.
Selain itu, pengunjung dapat mengikuti tur edukatif yang menjelaskan sejarah inovasi Samsung, dari awal berdirinya hingga menjadi raksasa teknologi global. Tur ini tidak hanya membahas produk-produk unggulan Samsung, tetapi juga bagaimana perusahaan ini berkontribusi dalam membentuk industri elektronik dunia.
Samsung Innovation Museum tidak hanya menyajikan informasi sejarah, tetapi juga mengajak pengunjung untuk membayangkan masa depan teknologi. Dengan pengalaman yang imersif dan edukatif, museum ini menjadi destinasi sempurna bagi wisatawan yang ingin melihat sisi lain dari Suwon sebagai pusat industri teknologi Korea Selatan.
Sebelum berkunjung, untuk mendapatkan pengalaman maksimal, silakan melakukan reservasi terlebih dahulu di sini.
Cara ke Sana:
Dari Stasiun Suwon, naik bus atau taksi menuju kompleks Samsung Digital City.
DANAU GWANGGYO
Danau Gwanggyo dikelilingi oleh pepohonan hijau dan jalur pejalan kaki yang tertata rapi dan menawarkan suasana yang damai dan menyegarkan. Di pagi dan sore hari, pemandangan danau semakin memukau dengan cahaya matahari yang memantul di permukaan airnya, menciptakan refleksi indah yang menenangkan hati.
Berjalan santai di sepanjang jalur yang mengelilingi danau adalah salah satu aktivitas yang paling disukai pengunjung. Jalur ini tidak hanya nyaman, tetapi juga menawarkan pemandangan alam yang beragam, mulai dari hamparan bunga musiman hingga pepohonan rindang yang memberikan keteduhan. Di beberapa titik, terdapat tempat duduk yang memungkinkan wisatawan untuk beristirahat sejenak dan menikmati suasana sekitar. Tidak sedikit juga pengunjung yang datang untuk berolahraga, seperti jogging atau bersepeda, sambil menghirup udara segar di lingkungan yang asri ini.
Selain itu, Danau Gwanggyo adalah tempat yang sempurna untuk berpiknik bersama keluarga atau teman. Pengunjung dapat membawa bekal dan menikmati makanan di area terbuka sambil merasakan semilir angin yang sejuk. Jika tidak membawa makanan sendiri, berbagai kafe dan restoran di sekitar danau menawarkan hidangan lezat dengan pemandangan langsung ke danau. Menikmati secangkir kopi atau teh sambil melihat air yang tenang adalah pengalaman yang sulit ditolak bagi pencinta suasana santai.
Beberapa drama Korea yang pernah mengambil lokasi syuting di sini ada Penthouse 2/The Penthouse: War in Life Season 2 (펜트하우스 2) (SBS, 2021), KBS Drama Special: My Lilac (그곳에 두고 온 라일락) (KBS2, 2020) dan KBS Drama Special: Reason Not To Confess (고백하지 않는 이유) (KBS2, 2020).
Cara ke Sana:
Naik subway Line 1 dan turun di Stasiun Suwon, lalu naik bus ke Danau Gwanggyo.
Suwon bukan hanya sekadar kota bersejarah dengan benteng megah, tetapi juga destinasi yang menawarkan pengalaman wisata lengkap—mulai dari eksplorasi budaya, keindahan alam, hingga teknologi modern. Dari megahnya Benteng Hwaseong hingga ketenangan Danau Gwanggyo, dari kuliner lezat di pasar Matgol hingga kecanggihan Samsung Innovation Museum, setiap sudut Suwon punya cerita menarik untuk dinikmati.
Jika ini adalah kunjungan pertama Anda ke Suwon, pastikan untuk menjelajahi tempat-tempat yang telah direkomendasikan agar mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Siapkan perjalanan Anda sekarang dan rasakan sendiri keunikan kota ini!
0 comments:
Post a Comment