Menjelang akhir tahun, aku sempat melihat kembali aktivitas selama beberapa bulan terakhir. Tidak ada perjalanan jauh atau liburan besar. Yang ada justru beberapa kunjungan singkat ke tempat-tempat yang sebenarnya sederhana dan dekat. Tanpa rencana khusus, tanpa ekspektasi berlebihan.
Dari situ aku jadi sadar, waktu yang terasa “kepakai dengan baik” itu tidak selalu datang dari agenda besar. Kadang cukup datang ke tempat yang nyaman, makan tanpa buru-buru, atau duduk sebentar untuk bekerja dan berpikir.
Tiga tempat yang aku datangi tahun ini mungkin terlihat biasa, tapi justru dari sanalah aku merasa bisa berhenti sejenak dan menikmati hari dengan lebih tenang.
1. Ecopark Ancol
Kunjungan ke Ecopark Ancol awalnya murni karena urusan kerja. Aku datang untuk survei lokasi gathering kantor. Tidak ada ekspektasi berlebihan. Dalam bayanganku, ini hanya taman hijau biasa di dalam kawasan Ancol.
Ternyata aku salah.
Begitu masuk, yang paling terasa adalah luasnya area. Ecopark bukan taman kecil tempat orang sekadar lewat atau duduk sebentar. Ini ruang terbuka yang benar-benar bisa dipakai untuk banyak hal: acara kantor, kegiatan komunitas, piknik keluarga, sampai sekadar jalan santai tanpa tujuan.
Sebagai orang yang sehari-hari terbiasa berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain: kantor, kafe, rumah, berada di ruang hijau yang luas terasa menyegarkan. Aku berjalan pelan, memperhatikan kelompok keluarga yang menggelar tikar, rombongan kantor yang sedang ice breaking, dan anak-anak yang bebas berlari.
Dari sudut pandang profesional, Ecopark sangat masuk akal untuk acara besar: area fleksibel, fasilitas cukup lengkap, akses mudah, dan suasana yang tidak kaku. Dari sisi personal, tempat ini mengingatkanku bahwa kita semua butuh ruang bernapas—secara harfiah dan emosional.
Kadang yang kita perlukan bukan liburan mahal, tapi ruang untuk melambat tanpa rasa bersalah.
2. Seafood Republic PIK 2
Makan di Seafood Republik PIK 2 bagi kami sebenarnya sederhana saja: makan bareng keluarga di luar rumah. Tapi justru itu yang jarang terjadi belakangan ini.
Seafood Republik kami datangi memang niatnya untuk makan bersama. Restorannya ramai, tapi masih nyaman. Anak-anak bisa ngobrol dan ketawa tanpa harus diingatkan terus, sementara kami orang dewasa bisa makan dan ngobrol dengan tenang.
Selama makan, kami fokus ke makanannya dan ke obrolan di meja. Komentar soal rasa, rebutan lauk favorit, dan cerita ringan yang biasanya kepotong karena buru-buru. Hal sederhana, tapi jarang terjadi lengkap seperti ini karena biasanya makan sambil mikirin agenda berikutnya.
Seafood Republic mungkin buat orang lain adalah restoran seafood di PIK 2 yang lokasinya dekat laut. Buat kami, tempat ini jadi salah satu makan keluarga yang berjalan santai, tanpa harus terburu-buru pindah ke aktivitas lain. Tidak ada yang istimewa dari momennya, tapi justru itu yang bikin terasa enak..
3. GROWTHUB BSI
Tempat ketiga ini mungkin paling tidak mencolok secara visual, tapi justru paling membekas secara personal.
GROWTHUB BSI adalah perpustakaan terbuka untuk umum. Aku datang ke sana dengan rencana sederhana: WFH sebentar sebelum menonton film.
Namun yang terjadi justru sebaliknya. Saya dan seorang teman terlalu nyaman, terlalu fokus, dan terlalu produktif. Ruang kerjanya tenang, kursinya nyaman, pencahayaannya pas. Tidak ada tekanan untuk memesan sesuatu seperti kalau misalnya WFH di kafe, tidak ada kebisingan berlebihan.
Yang paling aku apresiasi adalah perasaan “dipercaya” sebagai pengunjung. Tidak ada pengawasan berlebihan. Tidak ada aturan yang membuat orang merasa tidak betah. Hanya ruang yang disediakan dengan niat baik: silakan gunakan sebaik mungkin.
Di tengah kota yang makin mahal untuk sekadar duduk produktif, tempat seperti ini terasa langka. Dan mungkin itu juga refleksi dari tahun ini, belajar menghargai hal-hal yang tidak selalu terlihat mencolok, tapi memberi dampak besar.
Kalau dirangkum, tiga tempat ini punya fungsi yang berbeda dalam keseharian aku.
Ecopark Ancol cocok untuk jalan santai dan melihat ruang terbuka yang jarang ada di Jakarta. Tempatnya luas, rapi, dan bisa dipakai untuk banyak keperluan, dari sekadar jalan kaki sampai acara kantor.
Seafood Republic PIK 2 jadi tempat kami makan bersama keluarga tanpa agenda lain. Kami datang, pesan makanan, makan bareng, ngobrol, lalu pulang. Sederhana, tapi jarang bisa dilakukan lengkap seperti itu karena biasanya selalu ada kegiatan lain setelahnya.
GROWTHUB BSI berbeda lagi fungsinya. Tempat ini membantu aku dan temanku menyelesaikan pekerjaan dengan lebih fokus sebelum lanjut ke agenda berikutnya. Bukan tempat yang mewah, tapi cukup nyaman dan praktis untuk kerja beberapa jam.
Tidak ada satu pun dari ketiganya yang terasa berlebihan. Justru karena itu ketiganya terasa relevan. Masing-masing menjalankan fungsinya dengan baik, tanpa perlu dibuat spesial atau dilebih-lebihkan.
Menutup tahun ini, aku tidak menyusun resolusi panjang. Cukup mencatat satu hal: ternyata banyak tempat di sekitar kita yang bisa dinikmati apa adanya, tanpa perlu rencana besar atau ekspektasi aneh-aneh. Selama tempatnya nyaman dan sesuai kebutuhan saat itu, itu sudah cukup.
Kalau tahun depan diisi dengan kunjungan- kunjungan sederhana seperti ini lagi, aku tidak keberatan sama sekali.